Keunggulan Javascript Ketimbang Java

Ada beberapa situs yang dibuat dengan menggunakan bantuan software-software canggih seperti Flash, Dreamweaver ataupun menggunakan teknologi Active X, Dynamic HTML, Java, JavaScript, dan lain-lain. Beberapa diantara situs-situs tersebut memang dimaksudkan untuk menunjukkan kepiawaian pengelola/desainer situs web memasukkan beragam teknologi tersebut ke dalam situs mereka dan ditujukan untuk pengunjung situs yang memiliki koneksi yang cepat ke internet.

Beberapa teknologi web

Bahasa pemrograman Java yang merupakan sebuah bahasa pemrograman berbasis objek yang dapat diintegrasikan dengan file HTML melalui objek khusus yang disebut applet. Beberapa keuntungan menggunakan Java :
merupakan subset dari C++
  1. bisa dipakai ulang (reusable) dan berorientasi objek
  2. memungkinkan pembangunan situs yang interaktif
  3. Beberapa kerugian/batasan dari penggunaan Java :
  4. Masih belum ada standardisasinya
  5. Masih belum dapat mensuport semua platform

Namun dengan dukungan dari beberapa pabrik browser besar seperti Netscape dan Microsoft maka penggunaan Java akan semakin maju. Selain Java kita juga mengenal JavaScript, JavaScript merupakan bahasa scripting yang berbeda dengan Java walaupun memiliki struktur bahasa dan konsep eksekusi yang mirip. Contoh penggunaan Java dan JavaScript : reminder, kalender, shopping cart, kalkulator, dan lain-lain Teknologi CGI yang merupakan mekanisme komunikasi interaktif client-server. Dengan menggunakan CGI maka pengunjung dapat melakukan interaksi dengan situs web secara interaktif. Script CGI dapat dibuat dengan menggunakan Perl, shell Unix, C, ataupun bahasa pemrograman lainnya.

Beberapa keunggulan CGI :

  1. relatif lebih cepat dari Java
  2. disupport oleh berbagai platform client dan server
  3. bisa digunakan oleh client yang menggunakan broser berbasis grafik (Netscape, IE dan lain-lain) ataupun yang berbasis text (lynx pada UNIX)

Kelemahan/batasan CGI :

menghabiskan relatif lebih banyak waktu proses dibandingkan Java

Contoh penggunaan CGI : search engine, akses database, webmail, eCard, dan lain-lain. Teknologi shockwave dari Macromedia, membuat dokumen Director dapat dimainkan pada Web. Director telah biasa dipergunakan, setidak-tidaknya bagi para desainer aplikasi interaktif, yang dipercaya sebagai peranti penciptaan aplikasi multimedia yang mewah. Dengan menggunakan aplikasi Afterburner, programmer director dapat mengompres dan menciptakan dokumen Shockwave yang dapat dilihat dari berbagai browser yang telah diinstall Plug-In Shockwave.

Plug-in

Untuk dapat menikmati teknologi-teknologi web tersebut, tak jarang pengunjung situs harus memiliki plugins khusus untuk browser mereka. Sebagai contoh : Untuk menikmati situs-situs yang menggunakan Shockwave dan Flash dari Macromedia maka dibutuhkan plugin Shockwave dan Flash Player yang bisa didapatkan di www.macromedia.com/shockwave/download/ File-file Real Audio / Video membutuhkan player yang bisa Anda dapatkan di www.real.com Untuk melihat/membaca file-file PDF kita bisa mendownload program Adobe Acrobat Reader dari situs Adobe (www.adobe.com/products/) yang tersedia gratis.

Tips

Situs yang baik juga akan menyediakan link bagi pengunjung situs menuju ke tempat download plugins yang dibutuhkan. Proses loading dari situs-situs web tersebut biasanya memakan waktu yang relatif lebih lama dibandingkan dengan situs-situs yang ‘biasa’. Disarankan agar dibuat beberapa versi dari situs yang Anda buat seperti telah disebutkan pada bagian sebelumnya.