Cara Membuat RSS Feed untuk Hasil Pencarian Google

Salah satu Fitur gratis yang ditawarkan Google bagi para penggunanya adalah Google Alerts. Fitur ini sangat berguna jika Anda ingin memantau atau mencari sesuatu ketika halamanan web baru diindeks oleh Google sesuai dengan permintaan dan kebutuhan Anda. Dalam artikel Belajar SEO kali ini saya akan coba mengulas bagaimana cara membuat RSS Feed untuk hasil pencarian Google yang langsung dikirim ke umpan RSS Feed.

Cara Membuat RSS Feed untuk Hasil Pencarian Google
Layout Google Alerts

Jika sebelumnya Anda belum pernah membuat feed dengan Google Alerts , dari hasil pencarian Google dalam format RSS Feed Anda dapat mencoba melakukannya dengan cara berikut ini.
Buka Google Alerts. Ketik kata kunci pencarian Anda > Tampilkan Opsi > sumber  Otomatis > bahasa "Indonesia" > Wilayah "Kawasan Apa Pun" > Seberapa banyak "Semua Hasil" >  kirim ke "Umpan RSS"
Umpan RSS (RSS Feed) sebagai Metode Pengiriman. Google akan membuat RSS feed dari hasil pencarian web dimana Anda  dapat berlangganan di Feedly atau RSS Feed Reader lainnya.

RSS Feed Yang Lebih Baik Untuk Google Search

Yang menjadi masalah dengan feed yang dibuat menggunakan "Google Alerts" adalah keterbatasan dalam mengontrol hasil pencarian di mesin pencari yang tidak mencakup keseluruhan hasil pencarian web. Bahkan ketika pertama kali Anda membuat feed, dan jika Google tidak menemukan hasilnya, Google menganggap dan menambahkan ke databasenya sebagai penemuan dan indeks konten terbaru.

Ada beberapa alternatif untuk membuat RSS feed untuk hasil pencarian Google, meskipun pada awal pengaturannya  harus melakukan beberapa tahapan ekstra. Anda punya cukup pilihan untuk permintaan pencarian dan memperoleh hasil pencarian yang lebih bermakna dalam format feed. Bahkan Anda dapat memperoleh RSS Feed untuk Google Images.

  • Buka Google Custom Search lalu buat Search Engine baru. Jika Anda ingin mencari informasi web secara keseluruhan, misalnya seperti Google search, letakkan * .com untuk pencarian pada situs web atau blog. Edit CSE Anda dan di bawah "Deskripsi mesin telusur" isikan dengan "Search the entire web but emphasize included sites." 
  • Klik Tombol  ID Mesin Telusur pada kolim Detail untuk mendapat informasi ID CSE Anda. Notes: Format ID Google CSE xxxx: yyy.
  • Buka Google Developers Console, masuk dengan Akun Google Anda dan create proyek baru. Caranya: pada menu "Select a Project" di kanan Atas > Pilih "Create a Project"  > Beri nama project Anda misalnya  "RSS Feed Pencarian Google"  > klik tombol "Create Project".
  • Selanjutnya buka link API Manager pada sidebar dan pada kolom Other popular APIs klik Custom Search API. > klik Enable EPI 
  • Selanjutnya klim Go To Credentials muncul halaman Add credentials to your project, > Pada kolom Which API are you using? pilih Custom Search API > pada kolom Where will you be calling the API from? pilih Web Browser (Javascript) > Klik What Credentials do I Need?
  • Muncul halaman Add credentials to your project > pada kolok Create an API key isi dengan misalnya "Browser key" > Klik Create API key. Kini API Key sudah Anda dapatkan. Biasanya seperti AIzaSyAB7R3tLSuqKV3qSdKa7hZ3Zwue_DgGVL4 Klik Done
Kini Anda memiliki apa saja yang dibutuhkan untuk membuat RSS Feed untuk hasil Pencarian Google. URL Feed dasarnya akan berbentuk seperti berikut ini:
https://www.googleapis.com/customsearch/v1?alt=atom&cx=xxx:yyy&key=abc&q=query

Ganti xxx: yyy dengan Search Engine ID, abc dengan API key dan query dengan permintaan pencarian yang sebenarnya. Jika permintaan Anda memiliki beberapa kata, pisahkan dengan simbol + (seperti Bang+ Jonie+Sahabat+Google). Ada jutaan parameter pencarian lain ke URL Feed. Anda bisa mengimplementasikannya sesuai kebutuhan. Contohnya sebagai berikut:
  • googlehost = google.de (untuk mendapatkan hasil pencarian dari Google Jerman)
  • JenisPenelusuran = Image (hanya mencari image atau gambar , defaultnya adalah halaman web)
  • safe = tinggi (filter konten dewasa dari hasil pencarian)
  • dateRestrict = d10 (hasil pencarian yang diterbitkan dalam 10 hari terakhir)
Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut:
URL feed berikut akan mengambil halaman hasil pencarian yang aman untuk keluarga (safe search) di Indonesia, yang diterbitkan dalam 2 minggu terakhir. "Make In Indonesia"
https://www.googleapis.com/customsearch/v1?alt=atom&cx=xxx:yyy&key=abc&q=Make+In+Indonesia&dateRestrict=w2&googlehost=google.co.id&safe=high

Pengguna yang berpengalaman dapat membuat aplikasi web sederhana yang menggunakan Custom Search API untuk memantau hasil pencarian melalui email atau mereka dapat saja membuat hasil pencarian Google di spreadsheet. Satu-satunya batasan adalah bahwa Search API memiliki kuota harian (100 permintaan per hari). Jadi jangan share API key dengan pengguna lain.

Jika mengupgrade ke "User Berbayar" pada Google API Console batasan kuota pencarian dapat ditingkatkan menjadi 200 permintaan pencarian per hari.