Cara Memilih Nama Domain yang Tepat

Memilih nama domain yang tepat dan sesuai dengan keinginan saat ini tidaklah mudah. Coba saja daftarkan nama sebuah domain di salah satu web penyedia layanan domain, Anda akan menemukan hampir seluruh nama sudah didaftarkan orang.

Cara Memilih Nama Domain yang Tepat

Oleh sebab itu diperlukan tips-tips khusus untuk mendaftarkan dan memilih nama domain yang tepat yang sesuai dengan merek, brand dan profile website yang dibangun.

Berikut beberapa tips yang dapat digunakan untuk memilih nama domain yang tepat:

1. Peraturan Umum Penamaan Domain

Peraturan umum penamaan domain sendiri terdiri rangkaian dari kombinasi huruf alphabet yang terdiri dari huruf A sampai Z, angka yang dimulai dari 0 sampai 9, dan hyphen ( - ), dan panjang maksimal 67 karakter dan hyphen tidak boleh menjadi awalan atau akhiran, tetapi boleh digunakan diantaranya.


2. Pertimbangkan 5 Kata Sebagai Ide Kata Kunci Utama

Sebaiknya Anda memiliki beberapa istilah atau frasa terbaik sebagai ide terkait dengan brand untuk menggambarkan nama domain yang sedang dicari.

Mulailah dengan mencari pasangan kata atau frasa dengan menambahkan awalan atau akhiran untuk memperoleh ide-ide domain yang tepat.

Misalnya jika ingin meluncurkan nama sebuah domain terkait dengan hipotek, dapat saja memulai dengan katak-kata seperti "gadai, keuangan, ekuitas, bunga, rumah".

Kemudian cobalah  bermain-bermain dengan frasa lain hingga akhirnya menemukan pasangan kata yang tepat untuk sebuah nama yang relevan dengan brand Anda.

3. Memilih Nama Domain Yang Unik

Memilih nama domain yang mirip dengan domain situs-situs lain yang sudah cukup populer adalah musibah.

Jangan memilih nama yang terlalu jamak, hyphenated atau sengaja dibuat salah eja mengikuti versi domain yang sudah mapan, contohnya saja flickr.com dan flicker.com.

Flickr.com sudah bertahun-tahun mengusung branding Flickr namun mereka masih membutuhkan nama flicker.com yang akhirnya flicker.com sendiri mereka beli.

Disarankan pilihlah nama yang unik yang menjadi pembeda dengan situs-situs lain, akan tetapi tetap menggambarkan bisnis atau brand Anda.

4. Hanya Menggunakan Dot-Com

Ekstensi Dot Com adalah yang paling disarankan, karena sangat sering muncul di SERP dan hampir setiap orang sudah sangat familiar dengan nama domain ini.

Namun Anda juga dapat memilih Dot ID untuk wilayah Indonesia. Dot ID sendiri saat ini semakin banyak digunakan dan semakin populer di kalangan pengguna Internet khususnya Indonesia.

Indikasinya dapat dilihat dari semakin seringnya nama-nama domain Dot ID muncul di halaman hasil pencarian Google.

Jika tidak terlalu peduli dengan trafic blog, Anda dapat saja mengabaikan tips ini namun jika ingin membangun sebuah website dan bertahan dalam rentang waktu yang lama,  Anda perlu mempertimbangkan ini.

5. Nama Domain Harus Mudah Diketik

Buatlah nama yang mudah diketik oleh pengguna, sebaiknya hindari penggunaan hyphen, atau tanda sambung dan terlalu panjang, karakter khusus, singkatan atau pengejaan yang aneh dan kata-kata yang tidak ada hubungannya dengan brand.

Karena hal ini bisa saja menjadi penyebab salah persepsi yang mengakibatkan kesalahan eja.  Atau pertimbangkan untuk meregistrasi domain-domain yang salah eja tersebut untuk menangani kesalahan tadi agar tidak digunakan oleh orang-orang yang tidak berhak. Seperti kasus flickr.com dengan flicker.com.

6. Singkat dan Mudah Diingat

Nama domain yang tepat adalah yang mudah diingat, mudah disebutkan, singkat, dan penuh arti. Usahakan tidak lebih dari tiga kata, satu atau dua kata malah lebih baik.

Nama domain yang singkat akan mudah untuk diingat, lebih mudah untuk dipasarkan baik offline maupun online.

Harus diakui untuk memiliki nama domain yang singkat pada top level seperti dot com tidaklah mudah, mengingat hampir semua nama-nama yang berada di top level sudah terdaftar.

7. Hindari Peunggunaan Hyphen (tanda sambung) Atau Angka

Tanda sambung (hyphen) dan angka sulit untuk diucapkan dengan lisan, dan sulit untuk diingat maupun diketik. Penggunaan kata sambung dan angka juga akan berkorelasi tidak baik dengan brand, traffic dan peringkat di Google.

Disarankan untuk tidak menggunakan hyphen, angka atau Angka Romawi untuk nama domain karena dapat membingungkan dan dan menyebabkan salah eja.

Namun apabila sudah tidak ada jalan lain dan karena sangat terkait dengan brand atau profile blog yang dibangun, menggunakan tanda sambung dalam nama domain juga tidak ada salahnya.

8. Hindari Trademark dan Copyright

Seperti halnya brand, nama domain juga unik dan dapat diduplikasi. Untuk itu pastikan tidak menggunakan nama yang sudah menjadi trademark dan sudah diregistrasikan sebagai copyright misalnya Pizza Hut, KFC dan lain sebagainya.

9. Gunakan Tool Ajax Domain Seletion

Tool online yang tersedia di Doaminr dapat digunakan untuk memudahkan pencarian nama domain di internet.

Sebagai catatan,  Anda tidak perlu membeli domain dari layanan ini. Bisa saja membelinya pada domain registrar lain yang sesuai dan familiar dengan Anda.

Penutup

Tips diatas hanyalah salah satu cara memilih nama domain yang tepat dan sebenarnya masih banyak tips lain bertebaran di internet yang mungkin saja dipublikasikan berdasarkan pengalaman masing-masing. Selanjutnya silahkan Anda yang menambahkan.